Muallaf Butuh Pendampingan Lebih Optimal di Bulan Ramadan
almanaar, 6 Maret 2025. Bagi orang beriman, puasa Ramadan merupakan momen istimewa untuk mengoptimalkan ibadah dan peran sosial. Mushala dan masjid menjadi semakin makmur dengan berbagai aktivitas dakwah Islam. Anak-anak menyambutnya dengan ceria, sementara jamaah dewasa terlihat khidmat dan khusyuk dalam menjalankan rangkaian ibadah, seperti salat, tadarus, kajian, serta berinfak.
Hal itu disampaikan oleh Andi Hariyadi, pemateri Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Salat Tarawih di Masjid Al Manaar, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Balas Klumprik, Cabang Wiyung, Surabaya, pada Rabu (5/3/2025).
Menurutnya, gerakan dakwah Ramadan tidak hanya bertujuan untuk penguatan spiritual, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga aktivitas keagamaan benar-benar menjadi sarana pencerahan.
“Ketika kita berpuasa dan merasakan lapar serta dahaga, hal itu sejatinya dapat menyadarkan kita untuk lebih peduli terhadap saudara-saudara yang hidup dalam kemiskinan atau membutuhkan penguatan ekonomi,” ujarnya.
Salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam momentum Ramadan ini adalah muallaf. Mereka tidak hanya membutuhkan dukungan spiritual, tetapi juga pendampingan dalam berbagai aspek kehidupan.
Kehadiran Learning Muallaf Centre (LMC) sebagai bagian dari program Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) berupaya memberikan bantuan kepada para muallaf, baik dalam aspek keimanan, ibadah, maupun pemberdayaan ekonomi. Oleh karena itu, diharapkan masjid-masjid dapat berperan aktif dalam memfasilitasi program ini.
“Para muallaf yang baru masuk Islam membutuhkan penguatan dan pendampingan. Perjalanan mereka dalam meraih hidayah Islam tidaklah mudah, karena ada berbagai tantangan yang harus dihadapi. Maka, peran LMC sangat dibutuhkan, mulai dari proses membimbing ikrar syahadat, pembinaan akidah, ibadah, akhlak, belajar Al-Qur’an, hingga pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.
Pendampingan muallaf di bulan Ramadan merupakan bagian dari amal saleh yang harus terus dioptimalkan. Dengan begitu, para muallaf akan merasakan kebahagiaan dalam hidupnya bersama saudara-saudara Muslim lainnya, sekaligus semakin mantap dalam keyakinan terhadap kebenaran Islam.
Gerakan dakwah Ramadan akan semakin semarak apabila diiringi dengan keterlibatan para muallaf dalam pembinaan dan pemberdayaan ekonomi.
(*/AS)